Sabtu, 25 Mei 2013

Perjalanan hidup sang fotografer junior


               Fotografi telah menjadi bagian dari hidup saya. Asal muasal saya menekuni hobi fotografi ini adalah ketika saya masih aktif dalam kegiatan travelling bersama teman saya, Rusi herlin. Di setiap tempat yang kami kunjungi kami selalu memotret berbagai hal yang menarik yang ada di tempat tersebut. Kamera pertama kami adalah fuji film fine fixs2800. Kamera ini mirip seperti kamera DSLR, akan tetapi kamera ini tidak kalah kualitas nya dengan kamera DSLR.
            Setelah berhenti dalam kegiatan travelling, saya memusatkan perhatian pada aktivitas-aktivitas perlombaan fotografi yang diadakan di kampus-kampus. Hasil jepretan saya yang pertama ternyata masuk 10 besar di kompetisi fotografi tingkat mahasiswa di ITB (MMFAIR). Berikut adalah hasil jepretan saya yang saya kirim kan ke kompetisi tersebut :



                
               Oh iya, tema yang di tetapkan oleh panitia adalah “Material di sekitar kita” .Foto ini masuk nominasi ini masuk nominasi 10 besar dan di pajangkan di gallery ITB. Hanya saja ada satu hal yang sangat mengecewakan saya, yaitu pengumuman pemenang tidak di publikasikan kepada para peserta oleh pihak panitia, kemudian tidak ada appresiasi kepada para peserta yang kalah. Tapi ya sudahlah, saya anggap panitianya ngga professional.
            Aktivitas fotografi kedua yang saya ikuti adalah perlombaan fotografi di Politeknik Kesehatan Bandung. Tema fotografi kali ini adalah “Bandung at Night” Berikut adalah 2 foto yang saya ikutsertakan dalam kompetisi ini :




               
               Foto pertama saya ambil ketika saya berada di  konser Naif yang diadakan oleh mahasiswa fakultas kedokteran UNISBA. Foto kedua saya ambil di sekitar daerah Braga di kota Bandung pada malam hari. Objek di foto kedua ini adalah teman saya sendiri, yaitu Prima Yanuar.
              Dalam kompetisi fotografi yang diadakan oleh poltekkes, saya kalah. Akan tetapi pihak panitia rupanya menghibur banyak peserta yang kalah dengan snack dan coaching clinic dari juri mengenai fotografi. Menurutnya, banyak sekali hasil foto yang bagus akan tetapi foto tersebut tidak sesuai dengan tema yang di tetapkan oleh panitia sehingga itulah yang membuat foto tersebut kalah dalam penilaian juri yang cenderung subjektif. Meskipun kalah, tetapi saya membawa bekal ilmu dari juri, bekal ilmu ini lah yang membantu saya dalam menghadapi tantangan kompetisi fotografi di masa yang akan datang.
            Perlombaan fotografi ketiga yang saya ikuti adalah Rexona Men Foto Competition, di kompetisi ini tema yang ditetapkan adalah “tetap kering, tetap berpetualang”. Setelah saya mendengar tema ini, saya langsung teringat beberapa moment ketika saya masih aktif pada kegiatan bersepedah. Kemudian saya buka file-file fotografi saya di masa lalu dan saya menemukan foto ini:

                Foto ini memenangkan lomba tersebut, saya mendapat hadiah sebuah tas national geographic dari PT. Unilever. Tas tersebut sampai di rumah saya pada tanggal 24/05/2013. Berikut penampakan nya :



 

               Kompetisi fotografi ini adalah kompetisi fotografi national pertama saya yang saya ikuti. Kedepan nya kompetisi yang saya akan ikuti adalah Clear men photography competition.
              Terima kasih telah meluangkan waktu nya sejenak untuk membaca cerita saya ini, semoga anda para pembaca dapat terinspirasi oleh cerita saya ini dan berani untuk mengikuti kompetisi-kompetisi fotografi yang diadakan oleh kampus-kampus maupun perusahaan-perusahaan.