Fotografi
telah menjadi bagian dari hidup saya. Asal muasal saya menekuni hobi fotografi
ini adalah ketika saya masih aktif dalam kegiatan travelling bersama teman saya, Rusi herlin. Di setiap tempat yang
kami kunjungi kami selalu memotret berbagai hal yang menarik yang ada di tempat
tersebut. Kamera pertama kami adalah fuji film fine fixs2800. Kamera ini mirip
seperti kamera DSLR, akan tetapi kamera ini tidak kalah kualitas nya dengan
kamera DSLR.
Setelah berhenti dalam kegiatan travelling, saya memusatkan perhatian
pada aktivitas-aktivitas perlombaan fotografi yang diadakan di kampus-kampus.
Hasil jepretan saya yang pertama ternyata masuk 10 besar di kompetisi fotografi
tingkat mahasiswa di ITB (MMFAIR). Berikut adalah hasil jepretan saya yang saya
kirim kan ke kompetisi tersebut :
Oh
iya, tema yang di tetapkan oleh panitia adalah “Material di sekitar kita” .Foto
ini masuk nominasi ini masuk nominasi 10 besar dan di pajangkan di gallery ITB.
Hanya saja ada satu hal yang sangat mengecewakan saya, yaitu pengumuman
pemenang tidak di publikasikan kepada para peserta oleh pihak panitia, kemudian
tidak ada appresiasi kepada para peserta yang kalah. Tapi ya sudahlah, saya
anggap panitianya ngga professional.
Aktivitas fotografi kedua yang saya
ikuti adalah perlombaan fotografi di Politeknik Kesehatan Bandung. Tema
fotografi kali ini adalah “Bandung at
Night” Berikut adalah 2 foto yang saya ikutsertakan dalam kompetisi ini :
Foto
pertama saya ambil ketika saya berada di konser Naif yang diadakan oleh mahasiswa
fakultas kedokteran UNISBA. Foto kedua saya ambil di sekitar daerah Braga di
kota Bandung pada malam hari. Objek di foto kedua ini adalah teman saya
sendiri, yaitu Prima Yanuar.
Dalam kompetisi fotografi yang
diadakan oleh poltekkes, saya kalah. Akan tetapi pihak panitia rupanya
menghibur banyak peserta yang kalah dengan snack
dan coaching clinic dari juri
mengenai fotografi. Menurutnya, banyak sekali hasil foto yang bagus akan tetapi
foto tersebut tidak sesuai dengan tema yang di tetapkan oleh panitia sehingga
itulah yang membuat foto tersebut kalah dalam penilaian juri yang cenderung
subjektif. Meskipun kalah, tetapi saya membawa bekal ilmu dari juri, bekal ilmu
ini lah yang membantu saya dalam menghadapi tantangan kompetisi fotografi di
masa yang akan datang.
Perlombaan fotografi ketiga yang
saya ikuti adalah Rexona Men Foto
Competition, di kompetisi ini tema yang ditetapkan adalah “tetap kering,
tetap berpetualang”. Setelah saya mendengar tema ini, saya langsung teringat
beberapa moment ketika saya masih aktif pada kegiatan bersepedah. Kemudian saya
buka file-file fotografi saya di masa lalu dan saya menemukan foto ini:
Foto ini memenangkan lomba tersebut, saya mendapat hadiah sebuah tas
national geographic dari PT. Unilever. Tas tersebut sampai di rumah saya pada
tanggal 24/05/2013. Berikut penampakan nya :
Kompetisi
fotografi ini adalah kompetisi fotografi national pertama saya yang saya ikuti.
Kedepan nya kompetisi yang saya akan ikuti adalah
Clear men photography competition.
Terima kasih telah meluangkan waktu
nya sejenak untuk membaca cerita saya ini, semoga anda para pembaca dapat
terinspirasi oleh cerita saya ini dan berani untuk mengikuti
kompetisi-kompetisi fotografi yang diadakan oleh kampus-kampus maupun
perusahaan-perusahaan.




